Aeknaetek

Selalu Ada Keindahan di Setiap Lorong Kehidupan

Tawa Istriku

Saat sedang mandi, aku mendengar istriku tertawa lepas. Ia begitu menikmati tawanya, entah sedang bahagia atau sedang membuat dirinya bahagia, aku tak terlalu tahu.  Yang aku tahu dia memang sedang nonton lawakan di TV. Tawa lepasnya membuat tubuhku dialiri oleh kesadaran baru, kesadaran akan kehidupan kami saat ini.

Tawa lepas istriku, sederhana, tetapi kali ini tawa itu berarti bagiku. Aku tidak sedang ingin sentimental. Tetapi sungguh sore ini, Jumat 8 Maret 2012 tawa istriku membenamkan aku pada sebuah keinginan. Aku ingin terus mendengar tawa itu, lepas dan merdeka. Tak ada beban yang mengganjal kerongkongannya. Tak ada nafas yang membuatnya tersengal. Ketulusannya tertawa menggugah aku pun menikmati kebahagiaan yang sama. Kelucuan yang ia tonton, tak benar-benar membuat tawanya merdeka. Tetapi jiwanya yang merdeka, itulah yang membuatnya bisa melakukannya.

Aku ingin membahagiakan istriku, itulah poinnya. Aku ingin membuatnya terus merdeka, sehingga ia terus bisa menikmati setiap pergeseran waktu yang ada. Istriku memang tak selalu menyenangkan, sikapnya, kritikannya dan cara berpikirnya. Namun bisa saja itu adalah respon betapa tidak menyenangkannya aku. Ia mungkin bukan yang terbaik bagiku, tetapi ia telah membuatku menjadi lebih baik. Ia memang bukan seperti anganku, tetapi dia berhasil membuatku terus berangan-angan ingin membuatnya bahagia.

Aku mencintainya, meski bobot tubuhnya terus bertambah karena dia bilang mengimbangi suaminya, berarti aku lebih parah. Aku menyayanginya, dengan segala apa yang ada pada dirinya. Karena aku ingin dia utuh, bukan separo, atas atau bawah, depan atau belakang saja, atau bahkan samping saja. Aku suka paket cintanya. Itu saja, cukup bagiku.

Iklan

Maret 9, 2012 - Posted by | Kekasihku

3 Komentar »

  1. Great, Julius ! Saya senang membaca tulisanmu, istrimu bisa tertawa lepas dan merdeka…..padahal sebagai pemain panggung sandiwara kehidupan, kadang terpaksa kita tidak bisa tertawa lepas dan merdeka…Saya barangkali juga yang lain sangat merindukan hal ini…Tetap semangat, Julius

    Komentar oleh Evie S Darmadi | Maret 24, 2012 | Balas

    • ok mam, thx. Semoga kita terus diberi jalan yanng terbaik dalam menjalani kehidupan ini

      Komentar oleh jls | Maret 27, 2012 | Balas

  2. i love you fulllllllllllll…………

    Komentar oleh istrimu | Maret 26, 2012 | Balas


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: