Aeknaetek

Selalu Ada Keindahan di Setiap Lorong Kehidupan

Ngantri dan korupsi

Pagi ini aku mesti ngurus penggantian kartu ATM, sudah rusak karena kelamaan di pakai meski duitnya tidak sebanyak gesekannya. Di Bank, petugas menyarankan aku untuk mengambil kartu antrian, dapat no 10. Lumayan, 4 orang lagi. Menunggu 4 orang aku pikir tidak terlalu lama, namun jika seorang bawa berkas segepok, nah …ini baru masalah.

Selama ngantri, aku melihat gejala yang dalam skala makro, inilah yang bikin republik ini carut marut. Ada saja orang-orang yang ingin di’istimewakan’, ngeloyor menemui petugas, bisik-bisik, intinya ingin didahulukan, alasannya macam-macam.

Ada beberapa hal yang aku pikirkan mengenai gejala ini, pertama orang seperti ini menganggap kepentingan orang lain tidak lebih mendesak dari kepentingannya. Sehingga mengorbankan kepentingan mereka, bukanlah perkara besar, karena toh urusan mereka itu sepele.

Kedua, mereka menganggap mereka itu lebih penting, karena kebetulan mengenal petugas. Sikap ini sebenarnya akar dari masalah KKN yang sudah sedemikian menggurita di negeri ini. Belum lagi jika dilihat dari apa yang mereka lakukan adalah mengambil yang bukan bagiannya, wah…

Ketiga, kecenderungan bahwa secara tidak sadar atau sadar kita semua suka diperlakukan demikian. Nah..lo,…

Iklan

Maret 17, 2009 - Posted by | Uncategorized

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: