Aeknaetek

Selalu Ada Keindahan di Setiap Lorong Kehidupan

Negara Tanpa Konsep Bangsa

Tulisan ini hanya sebuah pemahaman yang muncul tiba-tiba saat menunggu tes di kelas. Tanpa sengaja saya membaca iklan beasiswa dari sebuah PT yang ada di Singapura, bahkan ada jaminan bagi seseorang yang mendapatkan beasiswa tersebut pekerjaan di negara Singa itu. Iklan itu terbuka bagi siapa saja, dengan kualifikasi istimewa tentunya untuk mendapatkannya. Dari pengamatan saya, banyak putra-putri terbaik di negeri ini hijrah ke berbagai negara dan menjadi warga terhormat di negara-negara tersebut. Tak terkecuali ke negara yang ilkan PT-nya saya baca itu.

Saat menjelaskan pada anak-anak, saya  menyatakan bahwa bangsa adalah kesatuan kultural sedangkan negara merupakan kesatuan administratif, atau organisasi. Terbuka atau tertutupnya kesatuan negara tergantung pada aturannya, sedangkan bangsa lebih rumit karena menyangkut banyak aspek di dalamnya termasuk faktor keturunan.

Saat para pendiri negeri mendeklarasikan negeri ini menjadi sebuah negara, ada semangat membangun bangsa di sana, padahal secara kultural nyata-nyata kesatuan administratif Indonesia ini berbeda-beda. Sehingga membangun integritas bangsa Indonesia saya pikir akan lebih sulit ketimbang mempertahankan keberadaan negara Indonesia.

Mencermati realitas iklan di atas dan apa yang saya pahami saya jadi bertanya-tanya dalam hati; mungkinkah suatu saat akan terbangun negara tanpa konsep bangsa?

Iklan

November 12, 2008 - Posted by | Uncategorized

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: