Aeknaetek

Selalu Ada Keindahan di Setiap Lorong Kehidupan

Kemiskinan dan religiusitas

Pada perayaan Natal beberapa tahun yang lalu, aku sengaja tak tunduk pada ‘ritual’ pulang kampung yang selama ini rutin aku lakukan. Alih-alih ingin mengetahui seperti apa sesungguhnya Natal dimaknai oleh masyarakat kota yang hedonis ini. Atau barangkali ini dapat dimaknai sebagai wisata religius ke ‘alam lain’, siapa tahu di sana ada ‘perjumpaan’ dengan Tuhan.

Masa-masa advent biasanya tema-tema ibadah sengaja dirancang untuk menyambut tema besar Natal yang didengungkan. Demikian juga dengan gereja dimana aku beribadah. Kebetulan tema besar natal kali ini berkisar tentang kemiskinan, dan tentu arti berbagi pada sesama menjadi pesan yang ingin disampaikan. Semua coba dipersiapkan dengan baik, mulai dari lagu-lagu pujian, dekorasi, musik dan drama untuk natal nanti. Semangat ini jelas ditunjukkan untuk memberi yang terbaik, tak ada salahnya memang. Tetapi ada satu hal yang menarik untuk direnungkan. Apalagi kalau bukan tentang kemiskinan. Ia sengaja dihadirkan sebagai penggugah nurani dipanggung gereja yang aku yakin tidak miskin ini. Diperankan oleh banyak orang yang aku juga yakin tidak miskin. Dinikmati juga oleh banyak jemaat yang barangkali juga tidak miskin. Nah, kalau sudah demikian apakah kemiskinan? Tontonan!

Kehadirannya disengaja diperankan agar ada sekian hati yang tersentuh meski itu sesungguhnya sandiwara. Tuhan dihadirkan dengan wajahnya yang khas, miskin! Ada sekian banyak orang yang kemudian menjadi ‘berhati’ oleh sandiwara kemiskinan itu dan menemukan Tuhannya. Kemiskinan telah berbuat bagi pertumbuhan iman seseorang. Dan tidak hanya berhenti sampai disitu, mengingat upah yang akan diterima oleh orang itu karena imannya adalah surga! Fantastik!

Kira-kira apa jadinya kalau tak ada kemiskinan?

Iklan

April 25, 2008 - Posted by | Renungan

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: