Aeknaetek

Selalu Ada Keindahan di Setiap Lorong Kehidupan

KAMBING HITAM

Begitu banyak orang kini gemar mengumpat, tak ada yang bersedia bertanggung jawab ataupun instrospeksi untuk setiap persoalan yang sedang terjadi. Selalu saja ada pihak yang bersalah, bahkan untuk masalah yang sangat pribadi sekalipun.

Ketika banjir, kita bilang alam yang tidak bersahabat. Kerusuhan sepak bola, kita bilang wasit yang tak kompeten. Dan sebagainya, yang pasti ada pihak-pihak yang keliru, dan yang pasti juga itu bukan “saya”.

pyramids1.gif 

 Instrospeksi menjadi ‘barang mewah’, atau bahkan kata itu sudah dihapus dari kamus bahasa. Entahlah ! Tetapi yang pasti upaya mencari kambing hitam itu ternyata warisan yang kita peroleh dari orang tua kita sejak bayi. Nah lo !

Ingatkah kita pada saat kita belajar berjalan? (pasti tidak ingat kan) Namun ada satu kecenderungan yang barangkali sama, misalkan pada saat kita terjatuh, coba perhatikan reaksi orang-orang yang mengasihi kita! Selalu saja mencari sesuatu di luar diri kita untuk dipersalahkan, entah lantailah, dindinglah atau apa saja yang bisa dibilang: nakal. Setelah tangis kita mereda, semua mereka tersenyum bahagia.

Sepertinya mereka begitu mengasihi kita, tetapi ada satu hal yang mereka lupakan, mereka telah mengajarkan pada kita bagaimana cara mengkambinghitamkan sesuatu untuk sebuah kesalahan yang sebenarnya kita telah buat. Nah lo…!!!!

Iklan

Februari 12, 2008 - Posted by | Renungan

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: